Guna mengurangi resiko bencana akibat gempa bumi atau tsunami, Program Doktor Psikologi Pendidikan Islam UMY bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen menggelar sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana dengan tajuk “Sekolah Sadar Lingkungan dan Bencana”. Kegiatan ini digelar di Madrasah Aliyah Plus Nurrohmah Pondok Pesantren Al-Kamal Tambaksari, Kuwarasan, Kebumen, Selasa (28/8/2018).

Koordinator acara Dr. Azam Syukur Rahmatullah mengatakan edukasi ini sangat penting bagi anak-anak, mengingat mereka hidup di Indonesia yang sering terjadi gempa bumi karena wilayah Indonesia berada di tengah daerah Cincin Api Pasifik yang sering disebut sebagai penyebab sering terjadinya gempa bumi.

“Edukasi bencana sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana. Diharapkan dengan sosialisasi ini para siswa-siswa ini dapat menambah pengetahuannya di bidang bencana dan selalu siap dalam menghadapi bencana. Sehingga ketika terjadi bencana, siswa, guru, dan masyarakat tidak lagi kebingungan dan panik karena telah memahami bagaimana cara mengurangi risiko bencana. Diharapkan pengetahuan yang didapat bisa ditularkan kepada lingkungan sekitar dalam rangka mengurangi risiko bencana.” jelas Azam.

Program edukasi dirancang secara riang meliputi pemberian pengetahuan mengenai kebencanaan menurut Agama Islam. Kedua menyampaikan kemungkinan hal-hal yang terjadi ketika terjadi gempa bumi dan tsunami dan ketiga mengatasi diri dari bencana melalui simulasi evakuasi. Bertindak sebagai pemateri adalah Dr. Aris Fauzan selaku Dosen UMY, serta Ahmad Sofandy dan Rey Herawati selaku praktisi kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen. (Evan)