Salah satu Mahasiswa Doktoral Psikologi Pendidikan Islam (PPI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) telah ikut berpartisipasi dalam acara konfrensi international pada “the 9th International Graduate Confrence on Risale-i Nur Studies“ yang diselenggarakan dan diseponsori oleh The Istanbul Foundation for Science and Culture pada tanggal 1 hingga 6 Juli 2018. Sosok tersebut adalah Abdul Gaffar, M.Pd.I, ia mahasiswa program doktoral PPI angkatan 2016.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Gaffar mempresentasikan paper (makalah) tentang Konsep Aktualisasi diri Menurut ajaran sufisme Bediuzzaman Said Nursi (1877-1960) dalam kitab Risala-i Nur. “Alhamdulillah semua capaian ini berkat dukungan orang tua, guru, teman terutama civitas akademika pascasarjana program PPI UMY sehingga paper (makalah) saya diterima dan mendapat kesempatan dipresentasikan di Istanbul Foundation” paparnya.

Atmosfer konfrensi international di Eropa (Turki) tergolong jauh menantang dan memiliki nilai pengetahuan tersendiri bagi seorang Abdul Gaffar. Banyak pakar akademisi yang turut hadir dan menjadi review kemudian memberi masukan waktu feedback di saat setelah selesai presentasi. “Sangat beruntung Allah memberi kesempatan bagi saya untuk tidak menyia-nyiakan acara international conferen di Istanbul terutama pada saat mulai proses sleksi penerimaan naskah. Tentu sangat banyak pengalaman-pengalaman akademik yang sangat bernilai bagi saya pribadi karena banyak professor yang ahli turut memebrikan masukan atas makalah saya,” imbuhnya.

Setelah acara seminar international selesai, para peserta diajak mengunjungi tempat-tempat sejarah Islam. Turki sangat kaya akan artefak-artefak Islam, seperti peninggalanggalan ottoman atau yang sering kita sebut turki usmani. “Pertama saya diajak mengelilingi tempat sekitar Fatih, banyak pusaka Islam seperti masjid-masjid megah ada masjid sulayman, masjid blue mousgue dan aya sofia. Selanjutnya saya dikenalalan dengan ottoman ampire di Bursa,” ungkap Abdul Gaffar.

Ada 12 pemakalah yang tentu melalui penyaringan yang ketat dan mereka tidak lain adalah perwakilan dari Institusi di negaranya, seperti Ukraina, Banglades, Malaysia, india, Australia dan lain-lain. Kebetulan Abdul Gaffar mewakili dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Indonesia. “Paper saya lebih banyak menyingung persoalan bagaimana konsep aktualisasi diri meneurut Bediuzzaman Said Nursi meliputi aktualisasi pengabdian ibadah kepada Allah dengan mengubur sifat kesombangan (abdun wa al-faqr), aktualisasi cahaya keimanan kepada Tuhan. Sekaligus memaparkan peran inner capasity (ruh) dalam kalbu sebagai bukti bahwa dalam diri manusia ada kecakapan batin” pungkasnya.