Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan acara Yudisium Periode I Tahun Akademik 2018/2019  pada Kamis (18/10) di Ruang Sidang Pascasarjana lantai 4, Gedung Kasman Singodimedjo, Kampus Terpadu UMY. Acara ini merupakan  pengumuman kelulusan mahasiswa dalam menempuh studi dan penetepan gelar serta nilai transkip akademik.

Pada Yudisium Periode I Tahun Akademik 2018/2019 ini diikuti oleh 187 calon wisudawan Pascasarjana yang akan diwisuda pada Sabtu (20/10). Lulusan terbaik untuk  jenjang S2 diraih oleh Nabila Wulandari Malik dari program studi Magister Ilmu Hubungan Internasional dengan IPK 3,96. Sedangkan jenjang S3 diraih oleh Hazel D. Jovita dari Program Studi Doktor Ilmu Politik-Politik Islam dengan IPK 3,79. Sementara Program Studi S3 psikologi Pendidikan Islam pada periode ini ada 12 calon wisudawan, mereka adalah Muhsin, Ichsan, Rejono, Alivermana Wiguna, Mulyadi, Sutarman, Abd. Ghofar, Harmaini, Yundri Akhyar, Zulfan, Syarifan Nurjan dan Patisina.

Direktur Pascasarjana UMY Sri Atmaja P. Rosyidi, ST., MSc.Eng., Ph.D., P.Eng. dalam sambutannya menyampaikan bahwa atribut gelar pendidikan bukan merupakan hasil akhir yang menjadi tujuan utama bagi penuntut ilmu. “Proses pendidikan yang dijalani oleh mahasiswa seharusnya memberikan ilmu yang dapat menghantarkannya kepada kesadaran akan kebesaran Allah. Sadar bahwa ia diberi kepercayaan untuk menjadi khalifah di bumi ini, dan untuk itu ia harus bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. Sehingga para calon wisudawan program Pascasarjana dapat menjadi sosok pribadi yang memiliki prinsip, tidak mengikuti arus serta mampu membuat perubahan-perubahan berkemajuan dan bisa mewarnai masyarakat,” ujar Sri.

Sri juga menyampaikan agar para lulusan program Pascasarjana dapat memberikan jawaban dan solusi untuk tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. “Saat ini dunia global sudah memasuki revolusi industri ke-4 dimana sarana produksi sudah terintegerasi secara digital berkat perkembangan teknologi. Ini menjadikan setiap individu harus memiliki set skill yang sesuai agar dapat bersaing. Kita juga dihadapkan dengan isu keterbatasan pangan yang terjadi akibat kerusakan iklim dan lingkungan serta pertumbuhan manusia yang terus meningkat juga. Sudah saatnya para Master dan Doktoral Program Pascasarjana UMY untuk menunjukan kapasitasnya, dan berkontribusi dengan karya-karyanya,” lanjutnya.

Dalam kegiatan Yudisium tersebut diadakan pula kuliah akhir studi yang diampu oleh Dr. Gunawan Budiyanto, M.P dan Ir. Ahmad Sauqi S, M.M  dengan tema “Penguatan Karakter Lulusan Pascasarjana UMY Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.” (Evan)